Surakarta – SMP Insan Mulia Surakarta menyelenggarakan pelatihan jurnalistik digital bagi siswa sebagai upaya membangun budaya bermedia sosial yang positif dan edukatif. Pelatihan dilaksanakan pada Jum’at, 1 Februari 2024 di aula SMP Insan Mulia Surakarta. Kegiatan tersebut menghadirkan Duwi Saputro, M.Pd., dari Tim Komunitas Literasi Tribuno Svastha Harena sebagai pemateri utama. Pelatihan diikuti oleh siswa kelas 8 SMP Insan Mulia Surakarta.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai respon dari maraknya konten yang kurang bermanfaat di media sosial. konten-konten tersebut didominasi oleh generasi muda yang masih duduk di bangku SMP. “Melalui kegiatan ini anak-anak diharapkan mampu memilah konten yang disimak di media sosial dan menghasilkan konten yang bermanfaat untuk diposting di media sosial masing-masing,” ujar Aswa Tamkinati Putri, selaku koordinator kegiatan.
Dalam pemaparannya, Duwi Saputro menjelaskan bahwa pelatihan jurnalistik digital penting diberikan kepada siswa SMP agar mereka mampu memanfaatkan media sosial secara bijak dan produktif. Menurutnya, media sosial tidak hanya digunakan sebagai sarana hiburan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk menyebarkan informasi yang positif, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat. “Generasi muda saat ini hidup sangat dekat dengan media sosial. Karena itu, siswa perlu dibekali kemampuan untuk membuat konten yang baik, kreatif, dan bertanggung jawab,” jelasnya di hadapan peserta pelatihan. Ia juga menekankan bahwa keterampilan jurnalistik dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kemampuan menulis, serta kemampuan menyampaikan informasi secara efektif. Dengan memahami dasar-dasar jurnalistik digital, siswa diharapkan mampu memilah informasi yang benar sekaligus menghindari penyebaran hoaks dan konten negatif di media sosial. Pelatihan difokuskan pada pengelolaan media sosial dan pembuatan konten digital yang menarik serta informatif. Para peserta mendapatkan materi mengenai teknik dasar