Surakarta — Tim Tribuno Svastha Harena akan meluncurkan buku bertajuk Revitalisasi Bahasa Jawa Berbasis Media Sosial sebagai bentuk komitmen dalam menjaga, menguatkan, dan melestarikan bahasa daerah di tengah perkembangan era digital dan budaya global.
Buku tersebut menjadi refleksi akademik sekaligus gerakan budaya yang menyoroti pentingnya Bahasa Jawa sebagai bagian dari identitas bangsa, warisan peradaban, dan simbol nilai luhur masyarakat Nusantara yang perlu terus dihidupkan di kalangan generasi muda.
Karya ini ditulis oleh Dr. Tri Santoso, M.Pd., Dr. Hari Kusmanto, M.Pd., dan Duwi Saputro, M.Pd. dengan menghadirkan pembahasan mengenai strategi revitalisasi Bahasa Jawa melalui pemanfaatan media sosial sebagai ruang komunikasi budaya modern.
Di tengah dominasi budaya populer dan perubahan pola komunikasi digital, media sosial dinilai memiliki peran penting dalam membangun kembali kebanggaan generasi muda terhadap penggunaan Bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari. Platform digital seperti TikTok, Instagram, YouTube, hingga Facebook dipandang bukan hanya sebagai media hiburan, tetapi juga ruang pelestarian budaya dan bahasa lokal.
Tim Tribuno Svastha Harena menjelaskan bahwa revitalisasi bahasa tidak cukup dilakukan melalui pembelajaran formal semata, tetapi juga perlu hadir dalam ruang digital yang dekat dengan kehidupan generasi muda saat ini.
“Bahasa Jawa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga mengandung nilai unggah-ungguh, filosofi kehidupan, kearifan lokal, dan identitas budaya bangsa. Karena itu, revitalisasi bahasa harus mampu beradaptasi dengan perkembangan media sosial agar tetap hidup di tengah masyarakat modern,” ungkap tim penulis.
Buku ini membahas berbagai aspek penting seperti penggunaan Bahasa Jawa di media sosial, strategi komunikasi budaya digital, literasi bahasa daerah, hingga tantangan pelestarian bahasa lokal di era globalisasi. Selain itu, karya tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pendidikan, komunitas budaya, media, dan generasi muda dalam menjaga keberlangsungan Bahasa Jawa.
Peluncuran buku Revitalisasi Bahasa Jawa Berbasis Media Sosial diharapkan menjadi momentum penguatan kesadaran budaya sekaligus gerakan literasi digital berbasis kearifan lokal yang mampu memperkuat identitas bangsa di tengah arus modernisasi. Melalui karya ini, Tim Tribuno Svastha Harena kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan budaya, literasi digital, serta pelestarian bahasa daerah sebagai bagian penting dari pembangunan karakter dan jati diri bangsa Indonesia.