Surakarta — Tim Yayasan Tribuno Svastha Harena terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan literasi kebangsaan dan pemartabatan Bahasa Indonesia melalui pengembangan karya akademik bertajuk Kebijakan Pemerintah dalam Pemartabatan Bahasa Indonesia.
Buku yang ditulis oleh Dr. Tri Santoso, M.Pd. dan Dr. Hari Kusmanto, M.Pd. tersebut menjadi bagian dari kontribusi intelektual dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional, perekat persatuan, dan simbol kedaulatan budaya bangsa.
Di tengah perkembangan era digital dan semakin kuatnya pengaruh budaya global, Tim Yayasan Tribuno Svastha Harena memandang bahwa penguatan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan bermartabat menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bersama. Karena itu, literasi bahasa perlu terus dikembangkan melalui pendidikan, penelitian, media, dan budaya akademik.
Buku ini membahas berbagai kebijakan pemerintah dalam menjaga eksistensi Bahasa Indonesia di ruang pendidikan, media publik, dan kehidupan sosial masyarakat. Selain itu, pembahasan juga menyoroti pentingnya membangun budaya literasi serta kesadaran generasi muda untuk tetap bangga menggunakan Bahasa Indonesia di tengah arus globalisasi.
Tim Yayasan Tribuno Svastha Harena menilai bahwa bahasa memiliki posisi strategis dalam membangun karakter bangsa. Bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga representasi nilai budaya, identitas nasional, dan jati diri masyarakat Indonesia.
Melalui pengembangan karya akademik dan gerakan literasi kebahasaan, Yayasan Tribuno Svastha Harena berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih sadar budaya, kritis, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat. Kehadiran buku Kebijakan Pemerintah dalam Pemartabatan Bahasa Indonesia diharapkan mampu menjadi sumber referensi sekaligus inspirasi bagi mahasiswa, pendidik, peneliti, dan masyarakat luas dalam menjaga kehormatan Bahasa Indonesia sebagai warisan budaya bangsa yang harus terus dimartabatkan.